Home/Case Studies/Company Profile BSD City
Case Study · Company Profile

Company Profile
Full-Day Shoot.
Foto yang Dipakai 3 Tahun.

Satu hari produksi untuk merekam DNA brand — dari kantor megah, tim yang fokus, hingga detail material yang membedakan. Hasilnya jadi tulang punggung visual perusahaan untuk tiga tahun ke depan.

KlienPengembang Kawasan BSD
LokasiBSD City, Tangerang
Durasi10 jam single-day
Deliverables200+ foto terpilih
3 Tahun
Foto Masih Dipakai
200+
Foto Terpilih
5 Hari
Editing & Delivery
12
Area Lokasi Shoot
Tantangan

Brand baru. Sedikit footage. Banyak channel yang harus diisi.

Klien adalah pengembang kawasan komersial baru di BSD yang sedang membangun citra premium. Mereka punya satu masalah: setiap kali tim marketing butuh visual untuk presentasi investor, social media, atau microsite project, mereka harus pakai stock photo atau footage handphone yang tidak konsisten.

Permintaan klien jelas: satu library foto profesional yang bisa dipakai untuk semua keperluan komunikasi selama minimal dua tahun. Foto harus mencerminkan tone premium tapi tetap approachable, dan harus mencakup interior, exterior, suasana kerja, serta detail material dan finishing.

Tantangan tambahan: scope yang luas tapi budget dan timeline tetap ketat. Kami punya satu hari produksi untuk merekam 12 area berbeda, dengan jadwal yang harus disesuaikan dengan operasional kantor sehari-hari.

Apa yang harus tercover dalam satu hari

Pendekatan

Production schedule yang terstruktur jam-per-jam.

Untuk shoot dengan scope luas dalam waktu terbatas, satu-satunya cara berhasil adalah perencanaan menit-per-menit. Kami menyiapkan production schedule yang dipecah per blok 60-90 menit, dengan urutan yang mengikuti pencahayaan natural sepanjang hari.

06.30 — 07.30
Exterior Pagi + Drone Aerial
Saat cahaya pagi memberikan tone hangat dan langit masih jernih. Drone untuk establishing shot kawasan, fasad gedung dari berbagai sudut, dan signage utama.
08.00 — 11.00
Interior — Empty Spaces
Sebelum tim kantor datang, semua ruangan difoto kosong: lobby, meeting rooms, work area, common area. Cahaya natural masuk dari window dan kondisi ruangan masih sempurna.
11.00 — 14.00
Team & Working Moments
Setelah ruangan kosong selesai, tim asli klien yang sudah dibriefing sehari sebelumnya masuk untuk sesi candid working. Tidak ada pose, hanya simulasi aktivitas kerja yang otentik.
14.00 — 16.00
Detail Shots + Material Close-up
Finishing wall, signage, lighting fixture, dan detail-detail brand yang sering jadi pembeda di mata investor. Foto-foto ini biasanya yang dipakai marketing untuk presentasi B2B.
16.00 — 17.30
Exterior Sore + Golden Hour
Kembali ke exterior saat matahari turun. Foto fasad dengan window glow yang khas, perspektif rendah dengan langit dramatis, dan satu set hero shots untuk hero image website.
Eksekusi

Detail kecil yang terlihat di hasil akhir.

Beberapa keputusan teknis yang membuat hasil shoot ini bertahan tiga tahun di multiple channel:

Konsistensi white balance di seluruh ruangan

Kantor punya tiga sumber cahaya berbeda (cahaya alami, lampu warm, dan lampu cool). Tanpa kalibrasi, foto interior akan terlihat patchy di Lightroom. Kami pasang gray card di setiap ruangan saat shoot, sehingga editing batch bisa cepat dan tone konsisten di seluruh deliverable.

Dua framing untuk setiap key shot

Setiap area utama difoto dengan dua framing: wide (untuk hero image dan presentasi) dan medium (untuk thumbnail, social media, dan microcopy). Klien dapat fleksibilitas tanpa perlu reshoot kalau ada kebutuhan baru.

RAW + JPG dual-export

Selain JPG final yang siap pakai, kami serahkan RAW files untuk arsip klien. Saat 18 bulan kemudian mereka butuh re-edit untuk campaign baru dengan tone berbeda, file mentahnya sudah siap tanpa harus kontak ulang.

"Kami pakai White Paper untuk company profile photography kantor baru. Hasilnya luar biasa — foto interior dan exterior terlihat elegan dan benar-benar selaras dengan brand identity kami. Highly recommended!"

— Sari Dewi · Head of Branding, BSD City

Hasil yang bertahan lama

Pelajaran untuk Brand Lain

Company profile shoot bukan biaya. Itu investasi 2-3 tahun.

1. Brief mulai dari penggunaan akhir, bukan dari "mau foto apa"

Kami selalu tanya dulu: foto ini akan dipakai di mana? Website? Investor deck? Social media? Cetak besar? Setiap channel punya kebutuhan framing dan resolusi berbeda. Brief yang dimulai dari penggunaan akhir menghasilkan shot list yang jauh lebih efisien.

2. Tim asli klien lebih powerful dari model

Foto candid tim yang sebenarnya bekerja di kantor itu memberikan kredibilitas yang tidak bisa direplikasi dengan model agensi. Investor B2B yang sophisticated bisa mendeteksi staged photos dari mil jauh. Kami briefing tim klien sehari sebelumnya soal pose natural dan apa yang mereka pakai, bukan apa yang harus mereka lakukan.

3. Plan untuk re-use, bukan untuk satu campaign

Foto yang dirancang untuk bertahan lama menghindari styling yang terlalu trendy, ekspresi yang terlalu spesifik moment-driven, dan props yang akan terlihat outdated dalam 12 bulan. Kami fokus pada arsitektur, material, interaksi manusia — hal-hal yang tetap relevan terlepas dari pergeseran tren visual.

Butuh company profile yang tahan 2-3 tahun?

Kami bantu petakan brief, schedule, dan deliverables yang sesuai dengan rencana komunikasi perusahaan Anda — bukan sekadar "ambil foto kantor". Konsultasi gratis 15 menit, tanpa komitmen.